Pasar Kota Lama Tanjungpinang Bakal Di Revitalisasi

0

Tanjungpinang (Portaltujuh) – Wakil Wali Kota, Hj. Rahma, S.IP meninjau pasar tradisional, di Pasar Kota Lama Tanjungpinang Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (16/10/2019).

Ditemui para Jurnalis, Wakil Wali Kota, Rahma menjelaskan hasil tinjauan langsung ke pasar ini akan dibawa ke pemerintah pusat untuk diusulkan terkait bantuan anggaran yang diajukan pemko. Hal ini, karena batalnya pembangunan pasar di Km. 8 Tanjungpinang.

“Batalnya pembangunan pasar di Km. 8 atas pertimbangan seperti mepetnya waktu hingga kondisi lahan yang masih perlu dikaji. Namun ada solusi yang ditawarkan kepada kami, karenanya pemko akan fokus untuk merevitalisasi pasar baru I, II, KUD, dan pasar ikan,” ucapnya.

Rahma memastikan, revitalisasi pasar ini akan dibiayai dari anggaran APBN, yang pembangunannya melalui Kementerian PUPR. Anggarannya sudah masuk di Kementerian dan sudah disetujui, namun ada beberapa tahapan dan persyaratan yang harus kita selesaikan supaya pembangunan pasar ini bisa terealisasi.

“Ada 10 poin yang harus kita penuhi untuk bisa memenuhi syarat pembagunan pasar, mudah-mudahan kami diberi kemudahan dan pembangunan pasar bisa kita mulai di tahun 2020 mendatang,” harapnya

Untuk menggesa pembangunan pasar tersebut, lanjut Rahma, ia bersama OPD terkait melihat langsung kondisi pasar terkait amdal lingkungan, amdal lalu lintas, perparkiran, maupun pedagang. Karena itu, semua harus kita pikirkan, utamanya relokasi untuk para pedagang.

“Nanti kita akan rembuk bersama untuk mencari lokasi untuk kelanjutan usaha para pedagang. Dengan pembangunan pasar ini, ia berharap masyarakat akan semakin ramai untuk berbelanja di pasar tradisional,” tambahnya

Rahma pun langsung mengintruksikan Dirut BUMD, untuk benar-benar mendata para pedagang yang ada di pasar kota lama,”Tolong didata dengan baik dan benar bagi pedagang yang belum menempati kios-kios. Pendataan ini harus benar-benar mengakomodir yang sudah ada, jangan orang yang baru berencana, tetapi tidak siap ketika pembangunan pasar sudah selesai,” tegasnya.

Dilokasi yang sama, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani menuturkan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi Kepri terkait detail engineering design (DED) pembangunan di pasar kota lama ini.

Dirut BUMD, Fahmi menambahkan pihaknya akan mulai mendata para pedagang di pasar baru I, II, pasar ikan, dan juga di lorong-lorong. Rencananya, setiap pemilik kios memiliki indentitas yang disertai foto, dan ditempel disetiap kios,“Justru dalam penataan pasar ini, kita akan benahi semuanya, termasuk regulasinya,” ucapnya.

Saat meninjau pasar, wakil wali kota sempat berdialog dengan para pedagang pasar kota lama, didampingi Kepala Dinas PUPR, Hendri, Kepala Dinas Perhubungan, Bambang Hartanto, Kepala Disdagin, Ahmad Yani, Kasatpol-PP, Hantoni, Dirut BUMD, Fahmy, Direktur BUMD, Irwandy, HRD BUMD, Zohran, Kabag Perekonomian, M. Amin, perwakilan DLH, serta RT/RW setempat.(Hum/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here