Gubernur Ansar: Kunci Pariwisata Itu pada ‘Length of Stayed’

0

Wisman asal jiran Malaysia dan Singapura saat melewati pintu masuk Pelabuhan Internasional Seri Bintan Pura, Tanjungpinang. (Foto: Dokumentasi/Portaltu7uh.com).

PORTALTU7UH.COM, Tanjungpinang –Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengungkapkan persoalan untuk memulihkan pariwisata tidak melulu harus bertumpu pada mendatangkan wisatawan ke daerah saja. Akan tetapi memastikan length of stayed atau masa berlibur mereka juga panjang di daerah wisata.

”Di situlah tourism linkage akan berperan untuk memudahkan mobilisasi wisatawan. Rata-rata nasional untuk length of stay itu ada di lima hari, untuk Kepri kita upayakan lebih dari itu,” ungkapnya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Mega-webinar Sumatera Travel Destination Summit bersama para Gubernur se-Sumatera melalui media daring, Rabu (2/6/2021) kemarin.

Upaya-upaya untuk memulihkan kembali pariwisata di Kepri dipaparkan oleh Gubernur Ansar dengan penerapan wisata berbasis CHSE yaitu Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment (Ramah Lingkungan).

”Penerapan CHSE akan menjadi kunci dalam travel buble antara Kepri dan Singapura. Karena memang sembilan puluh persen wisatawan Kepri asalnya dari Singapura,” ucapnya.

Ia mengatakan, saat keadaan normal sebelum pandemi Kepri secara rutin menyelenggarakan even-even pariwisata internasional. Antara lain yaitu Bintan Triathlon, Bintan MetaMan, Tour De Bintan, MoonRun, Bintan Trekking International and Durian Party.

“Rata-rata pesertanya itu lebih dari seribu orang, karena kita jadikan Family Day di sana,” jelas mantan Bupati Bintan ini.

Saat ini Kepulauan Riau akan memfokuskan pada wisatawan domestik sembari membuktikan bahwa wisata di Kepri sehat dan aman. Dijadikannya Kepri sebagai salah satu tujuan wisata kedua setelah Bali diyakini Gubernur Ansar akan membuat masyarakat Indonesia datang ke Kepri.

“Di tahun-tahun lalu memang Kepri masih beorientasi pada turis mancanegara, sekarang kita coba promosikan Kepri di dalam negeri kita,” demikian Ansar.

Reporter: Takeichii
Editor: Ogawa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here