Situs Sejarah Perigi Hang Tuah Butuh Perhatian Pemda

0
Situs sejarah Perigi Hang Tuah Desa Tinjul terkesan terabaikan dan butuh perhatian pemerintah daerah.

*Salah Satu Destinasi Wisata Sejarah di Lingga yang Terabaikan.

PORTALTU7UH.COM, Lingga – Situs Perigi Hang Tuah Desa Tinjul merupakan salah satu destinasi wisata sejarah yang dapat mendongkrak sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lingga, jika dikelola dan ditata dengan baik dan optimal.

Namun sayangnya, perigi bernilai sejarah tinggi dan ditaksir berumur ratusan tahun itu, terkesan terabaikan dan butuh perhatian pemerintah daerah (pemda).

Sebab, untuk mendukung potensi wisata sejarah agar menarik wisatawan hadir atau datang tentunya harus juga didukung oleh ketersediaan infrastruktur yang memadai. Agar para pengunjung dapat dengan mudah mencapai destinasi wisata tersebut.

Kades Desa Tinjul Amren kepada media ini Minggu (25/9/2021), saat meninjau lokasi Perigi Hang Tuah menjelaskan berdasarkan buku sejarah yang pernah dibacanya, sosok Hang Tuah konon pernah bermukim di Sungai Buluh Kampung Sekanak.

”Di mana masyarakatnya bisa berbahasa Sekanak sebagai bahasa asli orang Melayu pedalaman dan Perigi/sumur Hang Tuah tersebut merupakan perigi yang pernah digunakan oleh Hang Tuah,” tuturnya.

Armen juga mengeluhkan akses ke lokasi Perigi Hang Tuah tersebut, yakni berupa jembatan yang dibangun dari kayu dan bambu kini kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Karena terkendala dengan biaya untuk membangunnya.

”Jembatan itu, sengaja dibuat dikarenakan pada waktu itu akan dilalui oleh rombongan Pak Rida K Liamsi, salah satu sejarawan kepri dan Kadis Kebudayaan Kabupaten Lingga hendak meninjau Perigi Hang Tuah di Sungai Duyung Desa Tinjul itu,” Amren.

Untuk mengatasi permasalahan itu, dia selaku Kades sudah mengajukan proposal ke Pemkab Lingga dan Pemprov Kepri yang tujuannya agar pemerintah segera membangun jembatan tersebut.

“Kami dari Pemerintah Desa sudah mengajukan proposal dan kami berharap mudah-mudahan di Tahun 2022 nanti bisa segera direlasasikan,” harap Amren.

Selain pembangunan jembatan, pihaknya juga berharap ada renovasi di lokasi perigi itu, agar para wisatawan baik wisatawan lokal maupun wisatawan luar bisa nyaman saat berkunjung.

Armen berharap, bila wisata sejarah ini berkembang, tentu saja bisa menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat Desa Tinjul sekaligus mendongkrak PAD bagi Kabupaten Lingga.

Reporter: Arbaya
Editor: Ogawa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here