Kadinsos Fattah: Sekarang Sudah Ada Aplikasi SIKS-NG Online

0

ADVETORIAL

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tanjungpinang, Senin (11/10/2021) menggelar Rakor Data Terpadu Kesejahtrraan Sosial (DTKS) bersama para Lurah se-Kota Tanjungpinang dan juga dihadiri perwakilan dari Kemensos RI. Rakor berlangsung di Aula Dinsos Jalan DI Panjaitan KM 10.

*Dari Rakor DKTS Dinsos Tanjungpinang.
PORTALTU7UH.COM, Tanjungpinang – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tanjungpinang, Senin (11/10/2021) melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Data Terpadu Kesejahtrraan Sosial (DTKS) wilayah setempat. Rakor yang berlangsung di Aula Dinsos jalan DI Panjaitan KM 10 itu, selain dihadiri pejabat Lurah se-Kota Tanjungpinang juga dihadiri perwakilan dari Kemensos RI.

Kadinsos Kota Tanjungpinang Achmad Nur Fattah menjelaskan, Rakor ini bertujuan untuk memverifikasi data penerima manfaat program keluarga harapan (PKH) setiap tahunnya dan sekaligus memperkenalkan Apkikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SISK-NG) Online.

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tanjungpinang, Senin (11/10/2021) menggelar Rakor Data Terpadu Kesejahtrraan Sosial (DTKS) wilayah setempat berlangsung di Aula Dinsos Jalan DI Panjaitan KM 10.

“Ada nama yang terdaftar di DTKS tahun lalu, setelah diverifikasi tidak lagi terdaftar sebagai penerima PKH karena dianggap sudah mampu secara finansial,” katanya kepada media ini beberapa saat usai kegiatan.

Untuk tahun ini saja kata Fattah, sudah dilaksanakan 3 kali pendataan ulang bagi warga yang masuk dalam DTKS atau penerima manfaat dari Pemda setempat. Saat ini, pihaknya juga tengah melaksanakan Muscle setiap seminggu sekali dengan aplikasi SIKS-NG Online.

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tanjungpinang, Senin (11/10/2021) menggelar Rakor Data Terpadu Kesejahtrraan Sosial (DTKS) wilayah setempat berlangsung di Aula Dinsos Jalan DI Panjaitan KM 10.

”Upaya ini dilakukan sebelum pengusulan penerima bansos ke pemerintah agar data yang sudah ada dapat divalidasi kembali. Hal ini mengingat pendataan penduduk yang terdata di DTKS sudah tidak dapat dilaksankan secara manual, karena sekarang ini semua sudah tersedia di dinsos dalam pengisian data terbaru,” ujar Fattah.

Nantinya, demikian Fattah menegaskan, bahwa setelah setiap kelurahan yang sudah mengusulkan nama penerima bansos, tidak serta merta diproses atau disetujui di sistem yang sudah ada.

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tanjungpinang, Senin (11/10/2021) menggelar Rakor Data Terpadu Kesejahtrraan Sosial (DTKS) wilayah setempat berlangsung di Aula Dinsos Jalan DI Panjaitan KM 10.

“Data tersebut akan kita evaluasi kembali agar tidak terjadi data ganda penerima bansos. Dan, kita dapat tahu data siapa saja yang masuk ke user data jika sudah ada datanya maka secara otomatis akan ditolak oleh sistem,” sebutnya.

Setelah itu, imbunya, apakah warga tersebut layak atau tidak menerima bantuan atau PKH hanya pihak kelurahan yang tahu. Jika setelah di data mereka layak, maka layak lah warga tersebut menerima bansos.

“Jika tidak layak, otomatis data tersebut tidak akan terdata sebagai PKH. Semua serba terbuka dan transparan bagi penerima PKH di Kota Tanjungpinang,” demikian Fattah.

Laporan: Redaksi
Editor: Ogawa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here